Saturday, May 26, 2012

IN not EN

Introducing :
Dalam perkenalan pasti kita saling bertukaran informasi terhadap lawan bicara kita. Saat kita memperkenalkan teman baru kita ke orang lain, mungkin ada kesalahan dalam penyebutan namanya. Hal ini bisa dimaklumin karna baru aja kenal. Untuk pertemuan selanjutnya dengan seiring berjalannya waktu kita bakalan lebih fasih dalam memperkenalkan teman kita tersebut ke orang lain dan lebih mantap dalam menyebutkan namanya. Tapi gimana kalo udah lama ketemu dan kenal, sebagai teman kita masih suka salah sebut nama teman kita ke orang lain. Pasti kesalkan, merasa ga dianggap dan ga dihargai, atau mungkin merasa terabaikan. Nah bayangin juga kalo cowok/cewek kamu salah sebut nama kamu di depan teman-teman yang ingin kenal tentang kamu. Mau bilang Selena gomez jadi Gina sonya ( huahahahhahaha, ngarep banget yaaa jadi cewek JB) bisa dipastikan Selgom bakalan putus dari JB. Dan kalo itu terjadi ke kamu sendiri, pasti kesal setengah matikannnn. Bayangkaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnnnnnnn..kaaannnnn....kaaannnnnnn....zzzzzzzzzzzzz ( aku nyuruh banyangkan, bukan tidurr yaaa).

Topik yang ingin ku tulis hari ini sebenarnya udah jadi "sesuatu" yang lama mengusikku.
Dan menurutku topik ini makin lama makin menjadi masalah dan bila di diamkan bisa jadi masalah besar.

Dan masalah itu berhubungan dengan negeri kita tercinta
INDONESIA not ENDONESIA. Pengucapan ataupun pelafalan INDONESIA kayaknya masih banyak yang salah niihh. Dan parahnya masih banyak pejabat dan para wakil rakyat kita yang salah dalam pengucapan Indonesia ( Sebut saja pejabat X, hihihiihihi). Kan lucu aja, sebagai orang-orang yang dipercayakan untuk mewakili dan memperkenalkan negara kita terhadap dunia luar kita salah sebut nama negeri sendiri ( kesannya kayak ga peduli gitu sama negeri sendiri). Seperti analogi yang udah ditulis di atas, salah sebut nama orang yang udah lama jadi teman kita aja bisa buat teman kita kesal (termasuk aku), apalagi nama negara sendiri. Ada lagi tuh, para calaon-calon yang merasa mereka layak jadi pemipin negara atau wakil rakyat, waktu kampanye depan tv sebutin nama negara sendiri dengan pelafalan ENDONESIA. Hadehhh, mau mimpin negara tapi ga kenal negara yang dia pimpin, paraahhhh.


Jadi jauh lebih bangga lihat bule ngomong INDONESIA, karna lebih mendekati benar ( mungkin berkaitan erat kali yaa dengan aksen mereka) dibandingkan dengan orang Indonesia sendiri. Dengar deh daniel mananta waktu bilang Indonesian Idol, bisa didengar dengan jelas dia ngucapain I-N-D-O-N-E-S-I-A dengan baik. Dan jujur sebagai pendengar ada rasa bangga, karena daniel lagi memperkenalkan kompetisi yang luar biasa dan berisi penyanyi-penyanyi hebat yang berasal dari negara Indonesia not negara Endonesia. Kalo gini caranya, perlu les bahasa inggris biar bisa mengucapkan Indonesia dengan baik ( Parahhh). Di sini aku ga lagi bahas penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar ataupun bahasa baku dan sejenisnya, karna aku akui aku juga masih salah-salah dalam berbahasa Indonesia. Tapi alangkah sedihnya kalo nyebutin identitas negara di mana kamu berpijak aja udah salah, gimana kita mau memperkenalkan hal-hal lainnya tentang negeri sendiri ke negeri orang lain bisa-bisa info yang kita sampaikan ditanggapin salah sama orang lain. Tapi setelah dilakukan penyelidikan ( pasang tampang conan dengan style berpikir einstein, hahhahahah) mungkin pengaruh aksen bahasa daerah juga mempengaruhi pengucapan kata INDONESIA kalii yaaaaaaa ( pernyataan ini bisa dibuktikan dari artis-artis kita ). Nah, kalo uda gini yaahh kudu dibiasaain dehh ngucapain kata INDONESIA ga ENDONESIA lagii biar lebih enak gitu di dengarnyaa.


Topik ini memang terasa simple atau mungkin bagi sebagaian orang ga penting banget utnuk dibahas. Mungkin ada yang berpikir, cinta Indonesia kan bisa dengan cara lain ga harus ginilahh..itulahh atau apalahh. Justru karena sederhana inilah makanya jadi hal yang penting bagiku, kalo udah hal sederhana ini aja kita udah salah gimana mau buat hal yang luar biasa terhadap bangsa kita sendiri.
Jujur butuh kekuatan yang besar buatku untuk bahas topik ini, karena aku takut dianngap sok udah benarlah dan sejenisnya. Tapi karena udah keseringan dengar kesalahan dalam pengucapan Indoensia terlebih dari warga negara Indonesia sendiri, saya sebagai warga negara Indonesia asli ( aseekkkkkk) tergerak untuk membahas topik ini dan berharap pengucapan dan pelafalan INDONESIA tidak salah lagi.
Aku berharap tulisan ini membawa dampak positif bagi yang membaca dan buat kekurangan dalam penyampainan atau bahasa yang ga benar mohon maaf yaa. Untuk kesekian kali (sebagai senjata untuk pembelaan diri hahahhahah), kata bunda dorce kesempurnaan hanya milik Tuhan dan kekurangan milik manusia. Keep peace and calm, see ya soon :)

No comments:

Post a Comment